Blog · Seri C: Proyek & situs live
Dari Kesal ke Karya: Kenapa Saya Membangun Vector EZ (vectorez.biz.id)
Berawal dari kebutuhan sendiri sebagai desainer grafis: kenapa saya membangun Vector EZ, katalog aset vektor dengan unduhan satu langkah, dan apa yang berubah setelahnya.
Saat masih bekerja sebagai desainer grafis, hal yang paling menyita waktu bukan mendesain, tapi mencari aset vector yang dibutuhkan. Dan hampir setiap situs penyedia aset menambah masalah baru: iklan yang menyesatkan, plus proses unduh berlapis-lapis.
Masalah yang saya alami sendiri
Saya bekerja di bidang desain grafis. Hampir setiap proyek membutuhkan aset vector: logo referensi, kalender, jadwal imsakiyah, dan berbagai kebutuhan umum lainnya.
Mencari di internet terdengar mudah. Kenyataannya melelahkan. Ketika sedang butuh cepat, situs penyedia justru menjejalkan iklan berlebihan: pop-up yang menutupi tombol, tombol yang terlihat seperti unduhan padahal bukan, halaman perantara berlapis: totalnya bisa 4 sampai 6 langkah hanya untuk mendapatkan satu berkas. Belum lagi format file yang terbatas: dapat .PNG, tidak dapat versi editable-nya; dapat .SVG, tidak dapat .AI.
Rasanya aneh: pekerjaan yang harusnya selesai satu menit, habis lima menit untuk menutup iklan dan mencari tombol yang benar.
Momen "kenapa tidak saya bagikan saja?"
Setelah pekerjaan selesai, saya menyadari sesuatu: banyak aset yang saya butuhkan sudah ada di penyimpanan pribadi. Hasil pekerjaan yang telah lewat, berkas yang saya susun sendiri, koleksi yang menumpuk perlahan.
Kalau saya, orang yang setiap hari berkutat dengan vector, masih kesulitan mencarinya, bagaimana dengan orang lain di luar sana?
Dari situ idenya muncul: mengapa tidak saya buka saja arsipnya? Bukan menjual per berkas, tetapi membagikannya supaya siapa pun bisa mengunduh dengan mudah. Maka lahirlah Vector EZ (ejaan dari "vector yang didapat secara mudah"), dengan alamat vectorez.biz.id.
Satu hal yang perlu digarisbawahi: membagikan aset tetap punya ongkos. Hosting harus dibayar. Iklan tetap saya pasang. Yang saya tinggalkan adalah cara iklan itu dipasang.
Keputusan-keputusan kecil yang membedakan
Safelink satu langkah. Banyak situs memakai 4-6 langkah, kadang dengan tombol palsu yang justru membuka iklan. Di Vector EZ, halaman safelink hanya satu kali dan tombolnya jelas. Iklan boleh ada, tapi tidak boleh membingungkan pengunjung.
Varian format lengkap dalam satu ZIP. Setiap berkas dikemas lengkap: .AI, .EPS, .PDF, .SVG, .CDR, dan .PNG sekaligus. Kalau di tempat lain sering hanya dapat satu-dua format, di sini semuanya, supaya tidak perlu bolak-balik mencari berkas yang sama.
Pilihan cloud storage. Tautan unduhan tersedia melalui Google Drive, Mega, atau TeraBox. Kalau satu layanan sedang bermasalah atau lambat di jaringan tertentu, masih ada opsi lain.
Kurasi satu admin. Katalog tidak dibuka untuk unggahan massal dari siapa saja. Semua berkas melewati meja yang sama, supaya standar kualitas dan kerapian tetap terjaga.
Bisa minta, bisa memesan. Lewat halaman kontak, pengunjung dapat meminta aset tertentu. Untuk kebutuhan yang lebih spesifik, tersedia juga jasa desain vector.
Terbit terjadwal: satu vector setiap hari, pukul 06.00 WIB. Pengunjung tahu kapan harus kembali.
Kategori yang saya fokuskan saat ini: logo vector, kalender vector, dan jadwal imsakiyah vector.
Yang saya pelajari dari membangun Vector EZ
1. Pengalaman pribadi adalah riset pengguna yang paling jujur. Saya tidak memulai dengan riset pasar yang rumit. Saya memulai dari rasa kesal sendiri, dan ternyata keluhan itu bukan cuma milik saya. Produk yang berguna sering lahir dari masalah yang kita alami sehari-hari.
2. Iklan boleh ada; jebakan tidak. Pembeda situs saya bukan "tanpa iklan", melainkan cara iklan diperlakukan: satu langkah, tombol jelas, tidak menyandera pengunjung.
3. Konsistensi mengalahkan "banyak tapi kacau". Satu berkas sehari dengan kualitas terjaga lebih berguna daripada sepuluh berkas sehari tanpa arah dan tanpa jadwal.
4. Satu orang cukup, asal ada sistem. Jadwal terbit, kurasi, kanal permintaan, dan halaman kontak yang benar-benar dibalas, itu yang membuat katalog tetap hidup.
Penutup
Vector EZ bukan proyek besar. Tapi ia lahir dari pekerjaan saya sehari-hari, dan sampai sekarang masih saya rawat, termasuk halaman-halamannya yang sedang saya rapikan. Kalau kamu membutuhkan aset vector atau ingin meminta sesuatu, mampir ke vectorez.biz.id.
Referensi:
- Vector EZ: vectorez.biz.id
- Halaman About: vectorez.biz.id/about
- Hubungi Kami (request & jasa desain): vectorez.biz.id/hubungi-kami